Pendedahan kejam CIA, dunia kecam Amerika

12 Disember 2014 12:42 AM
WASHINGTON 11 Dis. – Laporan Senat Amerika Syarikat (AS) yang mendedahkan penderaan kejam oleh Biro Penyiasat Pusat (CIA) ke atas suspek pengganas kelmarin, membangkitkan kemarahan masyarakat dunia yang mahu ejen dan pegawai kanan agensi risikan itu dibawa ke muka pengadilan.
China dan Iran yang rekod hak asasi manusianya sering dikritik Washington, mengecam perbuatan itu termasuk Jerman dan negara baharu pro AS, Afghanistan.
“Sebarang pelanggaran kepada keterbukaan, nilai-nilai demokratik sepatutnya tidak berlaku lagi,’’ kata Menteri Luar Jerman, Frank-Walter Steinmeier menggambarkan rasa malu sekutu Amerika di Eropah.
Jurucakap Suruhanjaya Eropah, Catherine Ray dalam pada itu mengalu-alukan ketelusan laporan Senat namun memberi amaran perbuatan itu meningkatkan persoalan penting tentang perlanggaran hak asasi oleh pihak berkuasa AS.
China yang merupakan kuasa saingan Amerika menerusi jurucakap kementerian luarnya, Hong Lei menyatakan pendirian tegas negara tersebut.
“China secara konsisten menentang amalan penyeksaan. Kami percaya AS perlu mencermin diri, perbetulkan cara mereka dan mematuhi peraturan ditetapkan konvensyen antarabangsa,’’ katanya.
Iran yang menyedari laporan itu adalah peluang terbaik buat negara itu ‘menghentam’ seteru utama negara berkenaan tidak terkecuali mengkritik Amerika.
Pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei menerusi tweetnya mengisytiharkan Amerika adalah ‘simbol kezaliman terhadap kemanusiaan’ bukan hanya merujuk kepada program penyeksaan CIA malah kepada penguatkuasaan undang-undang tempatannya.
Afghanistan sementara itu menerusi Presiden Ashraf Ghani, mengecam perbuatan tidak berperikemanusiaan Amerika tersebut.
“Tidak ada sebab kepada jenis-jenis perbuatan seperti ini dan penyeksaan tidak berperikemanusiaan dalam dunia hari ini,’’ kata Ashraf. – AFP


– See more at: http://www.utusan.com.my/berita/luar-negara/pendedahan-kejam-cia-dunia-kecam-amerika-1.35398#sthash.Kz3e3stG.dpuf


JURI RAKYAT : Rahasia Di Balik Uang Dollar Kini Terungkap

 
Juri Rakyat – Rahasia terselubung di balik uang dola. data ini di buat dengan sebenar-benarnya berdasarkan fakta kenyataan yang terjadi di dunia ini.
Sekarang kita kembali ke tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat. Tapi benarkah begitu? 
Begitu mudahnya bangunan-bangunan kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.
Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi.
Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.

Dimulai dari uang 20 Dolar. 
Ini uang 20 Dolar Amerika.
Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
(Kalau ada yang membawa uang 20 Dolar Amerika, boleh dicoba.)Sekarang kita coba lipat lagi. (Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.)
Sekarang kita lipat lagi seperti ini. (Kita bukan sedang belajar membuat origami ya!)
Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..maksudnya lihat gambar yang dilingkari ini.Nah loh! Apakah itu??
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.
Nah! Sama kan??
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi
penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)
(Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Cukup untuk pesan terselubung Pentagonnya. Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana.
Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.
Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini. 
Langsung saja lipat seperti gambar di bawah ya! (Ikuti instruksi!)
Langsung saja kita lihat hasil karya lipatan kita…Nah loh! Kok begini???
Sepertinya saya kenal gedung itu!
Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu.
Masih belum percaya?? Lihat ini!
(Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan
gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines
yang meluncur dari sebelah kiri. Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah
The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan
penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon
dan WTC- bahkan belum dibangun.)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini.
Lihat baik-baik gambar ini!
Nah loh! Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir??
(Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.)
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Jadinya 20 Dolar!
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan
sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!

Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat
rahasia penghancuran WTC New York.
Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!
Gedung pertama WTC yang sudah berasap.
Belum puas?? Lagi??
Sekarang kita pinjam uang 50 Dolar dari tetangga saya.
Ini WTC saat bangunannya runtuh.
Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.
Lho?? Apa ini?? 
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.
Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh.
Tahukah kamu siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Jawabannya ada di uang 1 Dolar! (Lagi-lagi uang!)
Lihat ini!!

Coba lihat 2 lambang yang ada di dalam 2 lingkaran itu!!
Nah loh!!! Ini lambang ILLUMINATI, yaitu organisasi super rahasia milik YAHUDI.
Lihat lambang MATA HORUS dan TULISAN “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW
WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU”
Nah loh!! Mau di jadikan apa kita sama orang-orang ZIONIS Yahudi itu??
Terus lihat yang ini!! Lambang bintang-bintang yang ada di atas kepala burung itu!
Bintang-bintang itu membentuk suatu lambang, yaitu lambang “DAVID STAR” lambang kebanggaan YAHUDI.
Oh iya, untuk diketahui nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :
Q33NY
Coba di copy paste nomor ini ke OFFICE WORD dan diblok lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti ini…

Artinya: PESAWAT >> MENABRAK 2 GEDUNG >> KORBAN BERJATUHAN >>> DAN KEJADIAN ITU ADA KETERKAITAN DENGAN SIMBOL  DI ATAS.

AS dan jenayah perang Gaza

Oleh AZMI HASSAN
BARACK Obama menandatangani buku takziah bagi memperingati 298 orang yang terbunuh dalam nahas pesawat MH17 yang terhempas di timur Ukraine di Pejabat Kedutaan Belanda di Washington pada 22 Julai lalu. – REUTERS
SEMEMANGNYA sukar untuk menafikan bahawa tragedi MH17 adalah pemangkin kepada sekatan terkini terhadap Rusia yang dilaksanakan secara bersepadu oleh Amerika Syarikat (AS) dan Kesatuan Eropah (EU).
Dari hari pertama lagi Presiden AS, Barack Obama dan sekutu beliau iaitu Perdana Menteri Britain, David Cameron menggesa Presiden Vladimir Putin dihukum kerana disyaki membekalkan sistem peluru berpandu yang digunakan untuk memusnahkan MH17.
Sekatan terbaru yang merangkumi sektor kewangan, tenaga dan ketenteraan dikatakan bakal memberi kesan kepada ekonomi Rusia kerana sebahagian besar sumbangan Keluaran Dalam Kasar Negara (KDNK) adalah dari ketiga-tiga sektor ini.
Seperti yang ditegaskan oleh Obama ketika mengumumkan sekatan terbaru kelmarin bahawa ia akan melumpuhkan ekonomi Rusia yang sememangnya dalam keadaan yang begitu lemah.
Tanpa tragedi MH17, beberapa negara Eropah seperti Jerman dan Perancis tidak akan bersetuju dengan cadangan AS untuk mencakupi sekatan yang lebih ketat kerana kedua-dua negara EU itu amat bergantung dengan aktiviti perdagangan dengan Rusia.
Perancis umpamanya mempunyai perjanjian yang agak lumayan dengan Rusia untuk membina dua kapal perang. The Vladivostok, iaitu kapal perang pertama yang sudah hampir siap dijangka diserahkan kepada Moscow pada Oktober ini.
Begitu juga dengan Jerman yang amat bergantung kepada sumber bekalan tenaga dari Rusia pada mulanya agak keberatan untuk bersama-sama dengan AS dalam mengenakan sekatan yang lebih ketat, tidak mempunyai banyak pilihan selain dari turut serta.
Canselor Jerman, Angela Merkel meluahkan bahawa sekatan terbaru yang lebih ketat adalah satu langkah yang tidak boleh dielakkan oleh negara beliau.
Walaupun masih belum terdapat bukti sahih bahawa peluru berpandu yang menjatuhkan MH17 adalah milik Rusia, tetapi AS begitu pintar menggunakan tragedi tersebut untuk meraih sokongan masyarakat antarabangsa. Memang benar pihak yang bersalah perlu menerima hukuman dan proses penghakiman lazim seperti melalui Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC) belum tentu akan berjaya.
Sebab itu sekatan ekonomi walaupun dipelopori oleh AS dan EU perlu disertai oleh semua negara dan ini termasuklah Malaysia. Tetapi timbul kemusykilan dalam hal ini kerana pembabitan Rusia masih belum terbukti tetapi hukuman telah pun dilaksanakan.
Timbul juga pertanyaan apakah langkah AS dan EU itu untuk mencari keadilan mangsa MH17 atau pun ia adalah sebahagian dari strategi untuk melemahkan Rusia?
Jika pembabitan Rusia secara tidak langsung dalam tragedi MH17 boleh digunakan oleh masyarakat antarabangsa sebagai asas untuk menghukum Moscow, maka dalil yang sama boleh digunakan untuk menghukum AS dalam tragedi serangan tanpa peri kemanusiaan oleh rejim Israel terhadap rakyat Palestin di Semenanjung Gaza.
Ini adalah kerana aset ketenteraan yang digunakan oleh tentera rejim Israel adalah berpunca dari AS seperti mana sistem peluru berpandu BUK yang dipercayai digunakan untuk memusnahkan MH17 adalah milik Rusia.
Jet pejuang F-16 dan helikopter tempur Apache yang lazim digunakan untuk melancarkan peluru berpandu dari udara ke kawasan perumahan rakyat Palestin berpunca dari bekalan industri pertahanan AS.
Peluru berpandu dari jenis AIM-9x yang sering dilepaskan oleh F-16 juga dibekalkan oleh AS. Lebih mengaibkan lagi, dua hari selepas Operasi Protective Edge dilancarkan rejim Israel, Jabatan Negara AS telah meluluskan penjualan AIM-9x dengan kos menghampiri AS$544 juta kepada Tel Aviv.
Bermula dari era Presiden George W. Bush, AS mempunyai tanggungjawab untuk membantu Israel dalam bentuk bantuan ketenteraan selama 10 tahun yang mempunyai nilai AS$3 bilion setahun. Tradisi membantu rejim Israel ini diteruskan semasa pemerintahan Obama.
Tentera rejim Israel mempunyai sistem peluru berpandu yang canggih atas ehsan teknologi pertahanan dari AS dan bantuan khusus untuk memajukan sistem ini sebanyak AS$500 juta juga dari AS.
Jika MH17 langsung tidak mempunyai peluang untuk mempertahankan diri dari serangan peluru berpandu BUK, begitu juga dengan rakyat Palestin terdedah dengan tanpa belas kasihan dari sistem peluru berpandu rejim Israel.
Begitu juga dengan kereta kebal M-60 yang digunakan dalam serangan darat tentera rejim Israel adalah dibekalkan oleh AS.
Bedilan M109 Doher Howitzers yang sering dipaparkan oleh media adalah berasal dari AS dan sebelum bermulanya Operasi Protective Edge, AS telah membekalkan jenis bedilan tersebut yang dianggarkan meliputi kos sebanyak AS$39 juta.
Israel mempunyai banyak keistimewaan dalam hal ehwal ketenteraan dan semua ini adalah ehsan dari Kongres AS. Umpamanya Israel dibenarkan untuk membangunkan industri pertahanan mereka menggunakan teknologi pertahanan dan bantuan kewangan AS.
Contoh paling nyata adalah sistem pertahanan peluru berpandu Iron Dome yang sentiasa menjadi kemegahan rejim Isreal adalah asalnya dari sistem pertahanan peluru berpandu Patriot AS.
Begitu jua dengan Tel Aviv yang mempunyai keistimewaan paling hebat kerana dibenarkan berurusan secara langsung dengan industri pertahanan AS tanpa melalui Kongres atau pun Pentagon. Begitu sahih sekali peralatan ketenteraan yang digunakan oleh rejim Israel adalah berpunca dari bekalan AS.
Majlis Hak Asasi Manusia Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNHRC) akur bahawa serangan terhadap rakyat Palestin boleh ditafsirkan sebagai jenayah perang dan proses penyiasatan dikatakan telah pun bermula.
Jika Rusia boleh dihukum kerana pembabitan tidak langsung dalam tragedi MH17, maka sudah pasti AS juga boleh dihukum kerana pembabitan yang begitu nyata dalam bentuk bekalan senjata kepada rejim Israel yang sudah terjebak dalam jenayah perang terhadap rakyat Palestin.
PENULIS ialah Geostrategis Institut Geospatial dan Sekolah Perdana UTM.


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Rencana/20140731/re_07/AS-dan-jenayah-perang-Gaza#ixzz39gA3wi62  © Utusan Melayu (M) Bhd 



PALESTIN : AS lulus AS$255 juta bangun projek Iron Dome di Israel

Tentera Israel melancarkan peluru berpandu menggunakan pelancar “Iron Dome”, satu sistem pertahanan peluru berpandu yang dicipta untuk menangkis dan memusnahkan roket dan serangan meriam jarak dekat di bandar Ashdod di selatan Israel pada 18 Julai lalu. – AFP
WASHINGTON 2 Ogos – Kongres Amerika Syarikat (AS) meluluskan dana berjumlah AS$255 juta (RM817 juta) untuk membangunkan sistem pertahanan peluru berpandu Iron Dome di Israel, hanya dua hari selepas Pentagon mengumumkan penghantaran bekalan peluru kepada Israel.
Langkah meluluskan dana itu diputuskan ketika kira-kira 1,000 orang mengadakan tunjuk perasaan di New York membantah serangan kejam Israel ke atas Gaza yang kini telah mengorbankan lebih 1,600 penduduk Palestin.
Berdasarkan rekod, AS telah menyumbangkan lebih AS$700 juta (RM2.24 bilion) untuk membantu Israel menampung kos pembangunan dan penyelenggaraan sistem pertahanan tersebut, sekali gus menjadikan jumlah keseluruhan dana yang diluluskan oleh Kongres untuk projek itu mencecah AS$1 bilion (RM3.2 bilion).
Dana terbaharu itu akan disalurkan kepada Israel, sebaik-baik sahaja Presiden AS, Barack Obama menandatangani usul tersebut.
Dalam pada itu, Obama mengulangi sokongannya ke atas Israel untuk mempertahankan wilayah Yahudi sambil menggesa penduduk awam Palestin dilindungi daripada menjadi mangsa pertempuran antara tentera rejim Zionis Israel dan pejuang Hamas.
Katanya, Iron Dome merupakan sistem pertahanan yang kukuh dan AS sedia membantu Israel melindungi keselamatan rakyatnya.
Sementara itu, bantahan ke atas kekejaman Israel terus diadakan di AS apabila lebih 1,000 penunjuk perasaan menyertai demonstrasi ‘Bantahan Besar-besaran Menentang Jenayah Israel di Gaza’ di New York.
Kumpulan tersebut turut berkumpul di luar pejabat rangkaian berita CNN bagi membantah syarikat penyiaran itu yang melaporkan berita berat sebelah tentang situasi di Gaza sebelum berarak ke sebuah lagi syarikat televisyen, Fox News.
Tunjuk perasaan pro-Palestin turut diadakan di Belgium, Britain, India, Jordan dan Malaysia serta bagi mengutuk tindakan ganas Israel di Gaza. – AGENSI


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140803/lu_04/AS-lulus-AS255-juta-bangun-projek-Iron-Dome-di-Israel#ixzz39ZimDWPP  © Utusan Melayu (M) Bhd 






PALESTIN : 30,000 warga AS protes kecam Israel

WASHINGTON 3 Ogos – Beribu-ribu penduduk Amerika Syarikat (AS) berhimpun di hadapan White House bagi membantah tindakan AS memberi sokongan kepada Israel yang terus melancarkan operasi ketenteraan ke atas penduduk Palestin di Gaza.
Lebih 30,000 penduduk AS dari seluruh negara menyertai protes itu dengan berarak di jalan raya dan berhimpun sekitar White House dan pusat bandar Washington.
Perhimpunan kali ini merupakan yang terbesar sejak rejim Zionis Israel memulakan serangan ke atas Gaza pada 8 Julai lalu, menurut laman web A.N.S.W.E.R., yang juga penganjur bersama perhimpunan tersebut.
“Ia merupakan satu perhimpunan yang luar biasa dengan jumlah penunjuk perasaan yang besar,” kata jurucakap polis, Araz Alali, yang dipetik akhbar Washington Post.
Kumpulan penunjuk perasaan turut melaungkan slogan, ‘Bebaskan Palestin, membunuh kanak-kanak adalah satu jenayah,’ sambil membawa bendera dan sepanduk yang tertulis ‘Penjajahan ialah satu jenayah-Iraq, Lebanon dan Palestin,’ ‘Hentikan keganasan Israel’ dan ‘Tiada keadilan, tiada keamanan’.
Tunjuk perasaan itu dianjurkan melalui dalam talian oleh pelbagai badan gabungan melibatkan lebih 40 kumpulan aktivis anti-perang dan keamanan termasuk A.N.S.W.E.R., Gabungan Yayasan Kebebasan Masyarakat Islam Amerika dan Majlis Kebangsaan Arab Amerika.
“Gaza tidak akan mati dan ia tidak pernah mati,” kata seorang penunjuk perasaan, Amar Jamal ketika berarak menuju ke pusat bandar Washington.
“Kini tiba masanya untuk membentuk keamanan kerana Israel tidak akan berhenti membunuh di Gaza. Semua negara Asia Barat akan berada dalam kesusahan jika pertumpahan darah di Palestin tidak dihentikan,” demikian kata seorang warga emas berusia 70 tahun. – AFP


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140804/lu_03/30000-warga-AS-protes-kecam-Israel#ixzz39UCm9QiD  © Utusan Melayu (M) Bhd